Adab Berdoa di Tanah Suci: Membuka Pintu Rahmat Allah
Mengapa Doa di Tanah Suci Istimewa?
Tanah Suci adalah tempat yang penuh berkah. Doa di sana memiliki keistimewaan tersendiri karena beberapa alasan:
1. Dekat dengan Rumah Allah Berdoa di dekat Ka'bah atau di Masjidil Haram adalah privilege yang tidak semua orang bisa dapatkan. Kedekatan fisik ini membawa kedekatan spiritual.
2. Tempat yang Dimuliakan Allah Allah sendiri yang memilih tempat-tempat ini sebagai tempat suci. Doa di tempat yang dimuliakan Allah lebih mudah dikabulkan.
3. Hadist Rasulullah Rasulullah ﷺ bersabda: "Shalat di Masjidil Haram lebih baik daripada seratus ribu shalat di tempat lain." (HR. Ahmad). Begitu pula dengan doa.
4. Kondisi Hati yang Khusyu Berada di Tanah Suci membuat hati lebih lembut dan khusyuk. Kondisi hati seperti ini adalah kondisi terbaik untuk berdoa.
Waktu-Waktu Mustajab untuk Berdoa
Tidak semua waktu sama. Ada waktu-waktu tertentu yang lebih mustajab (dikabulkan):
Di Makkah:
1. Saat Tawaf Setiap putaran tawaf adalah kesempatan berdoa. Doa sambil mengelilingi Ka'bah sangat mustajab.
2. Di Multazam Area antara Hajar Aswad dan pintu Ka'bah. Tempat ini sangat spesial untuk berdoa.
3. Di Hijir Ismail Area yang dulunya bagian dari Ka'bah. Berdoa di sini sangat dianjurkan.
4. Saat Minum Air Zamzam Rasulullah ﷺ bersabda: "Air zamzam sesuai dengan niat yang meminumnya." (HR. Ibnu Majah)
5. Saat Sa'i Antara Shafa dan Marwah Terutama saat berada di atas bukit Shafa dan Marwah.
6. Setelah Shalat Fardhu Momen setelah shalat adalah waktu mustajab, apalagi di Masjidil Haram.
7. Saat Azan dan Antara Azan-Iqamah Doa di waktu ini jarang ditolak.
8. Sepertiga Malam Terakhir Waktu turunnya Allah ke langit dunia untuk mengabulkan doa hamba-Nya.
Di Madinah:
1. Di Raudhah Area antara mimbar dan makam Rasulullah ﷺ. Rasulullah bersabda: "Antara rumahku dan mimbarku adalah taman dari taman-taman surga." (HR. Bukhari)
2. Setelah Salam kepada Rasulullah Setelah mengucapkan salam di makam Rasulullah ﷺ, berdoalah di sana.
3. Di Masjid Quba Masjid pertama yang dibangun Rasulullah. Shalat dan berdoa di sini sangat dianjurkan.
Adab Sebelum Berdoa
1. Berwudhu dengan Sempurna
Berdoa dalam keadaan suci adalah adab pertama. Wudhu yang sempurna membuka pintu diterimanya doa.
2. Menghadap Kiblat
Menghadap Ka'bah saat berdoa adalah sunnah, terutama jika Anda bisa melihatnya langsung.
3. Tenangkan Hati dan Pikiran
Jangan berdoa sambil terburu-buru atau sambil memikirkan hal lain. Fokuskan hati hanya kepada Allah.
4. Yakin Allah Akan Mengabulkan
Rasulullah ﷺ bersabda: "Berdoalah kepada Allah dengan yakin akan dikabulkan." (HR. Tirmidzi)
Jangan ragu, jangan meragukan kemampuan Allah. Yakinlah bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
5. Niatkan karena Allah Semata
Berdoa bukan untuk pamer atau supaya dilihat orang. Niatkan murni karena mengharap ridho Allah.
Adab Saat Berdoa
1. Mulai dengan Memuji Allah
Awali doa dengan memuji Allah dan menyebut sifat-sifat keagungan-Nya.
Contoh: "Alhamdulillahi rabbil 'alamin, Maha Suci Engkau ya Allah, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang..."
2. Bershalawat kepada Rasulullah ﷺ
Setelah memuji Allah, bacalah shalawat untuk Nabi Muhammad ﷺ.
Contoh: "Allahumma shalli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad..."
3. Mengakui Kelemahan dan Kebutuhan
Sampaikan dengan rendah hati bahwa kita lemah dan sangat membutuhkan pertolongan Allah.
Contoh: "Ya Allah, aku ini hamba-Mu yang lemah, yang penuh dengan dosa dan kesalahan. Aku sangat membutuhkan rahmat dan ampunan-Mu..."
4. Menyampaikan Permintaan dengan Detail
Sampaikan apa yang Anda inginkan dengan jelas dan detail. Jangan malu meminta apa pun kepada Allah.
Boleh meminta:
- Ampunan dosa
- Kesehatan untuk diri dan keluarga
- Rezeki yang halal dan berkah
- Jodoh yang shalih/shalihah
- Keturunan yang shalih
- Kemudahan dalam urusan dunia dan akhirat
- Perlindungan dari segala keburukan
- Surga dan terhindar dari neraka
5. Berdoa untuk Orang Lain
Jangan hanya berdoa untuk diri sendiri. Doakan juga:
- Orang tua
- Keluarga
- Sahabat
- Tetangga
- Umat Islam secara keseluruhan
- Orang-orang yang telah meninggal
Doa untuk orang lain akan diamini oleh malaikat: "Dan untukmu juga."
6. Mengangkat Kedua Tangan
Angkat tangan dengan telapak terbuka menghadap ke atas, seperti orang yang meminta.
7. Berdoa dengan Suara Lembut
Tidak perlu keras. Allah Maha Mendengar, bahkan bisikan hati pun Allah tahu.
"Berdoalah kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan suara yang lembut." (QS. Al-A'raf: 55)
8. Menangis atau Berusaha Menangis
Air mata adalah tanda hati yang lembut. Jika bisa menangis, itu sangat baik. Jika tidak bisa, berusahalah untuk melembutkan hati.
9. Mengulang Doa Tiga Kali
Rasulullah ﷺ biasa mengulang doanya tiga kali untuk hal-hal yang penting.
10. Tutup dengan Shalawat dan Hamdalah
Akhiri doa dengan shalawat kepada Rasulullah ﷺ dan mengucap hamdalah (Alhamdulillah).
Adab Setelah Berdoa
1. Mengusap Wajah dengan Kedua Tangan
Setelah selesai berdoa, usaplah wajah dengan kedua telapak tangan.
2. Bersabar Menunggu Jawaban
Tidak semua doa langsung dikabulkan di dunia. Allah tahu waktu terbaik untuk mengabulkan doa kita.
Tiga Kemungkinan:
- Dikabulkan saat itu juga
- Ditunda untuk waktu yang lebih baik
- Diganti dengan pahala atau penghapusan dosa
3. Tetap Berbaik Sangka kepada Allah
Apa pun hasilnya, yakinlah bahwa Allah Maha Tahu yang terbaik untuk kita.
4. Terus Berusaha (Ikhtiar)
Berdoa bukan berarti kita berhenti berusaha. Doa harus diikuti dengan ikhtiar maksimal.
Kesalahan yang Harus Dihindari
1. Berdoa Sambil Berbuat Dosa
Jangan berdoa sementara kita masih berbuat maksiat. Bagaimana mau dikabulkan jika kita sendiri tidak mau mendengar perintah Allah?
2. Berdoa dengan Terburu-buru
"Doa seseorang akan dikabulkan selama ia tidak meminta sesuatu yang dosa atau memutuskan silaturahmi, dan selama ia tidak tergesa-gesa." (HR. Muslim)
Tergesa-gesa artinya: cepat putus asa jika tidak langsung dikabulkan.
3. Berdoa untuk Hal yang Haram
Jangan meminta hal yang dilarang Allah, seperti meminta agar bisa melakukan kemaksiatan atau menyakiti orang lain.
4. Berdoa Sambil Ragu
Doa yang dilakukan sambil ragu tidak akan dikabulkan. Yakinlah kepada kemampuan Allah.
5. Berdoa Sambil Makan Harta Haram
Rasulullah ﷺ menceritakan tentang orang yang berdoa dengan mengangkat tangan ke langit, tapi makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram—bagaimana doanya akan dikabulkan?
6. Berdoa Hanya Saat Butuh
Jangan hanya ingat Allah saat susah. Ingatlah Allah di saat senang, maka Allah akan mengingat kita di saat susah.
7. Berdoa Terlalu Keras
Berdoa dengan berteriak-teriak bukan adab yang baik. Allah lebih dekat daripada urat leher kita.
Tips Berdoa yang Tulus di Tanah Suci
1. Renungkan Perjalanan Anda
Ingat betapa panjangnya jalan hingga Anda bisa sampai di sini. Ini bukan usaha Anda sendiri, tapi karena Allah yang mengizinkan.
2. Bayangkan Ini Kunjungan Terakhir
Siapa tahu ini adalah kesempatan terakhir Anda di Tanah Suci? Berdoalah dengan sungguh-sungguh.
3. Ingat Orang-Orang yang Tidak Bisa Kesini
Ada jutaan muslim yang ingin kesini tapi belum berkesempatan. Anda yang beruntung, jadi manfaatkan sebaik-baiknya.
4. Jangan Malu Menangis
Menangis bukan tanda lemah, tapi tanda hati yang hidup. Biarkan air mata mengalir.
5. Buat Daftar Doa Sebelumnya
Supaya tidak lupa saat di sana, buat daftar doa-doa yang ingin Anda panjatkan.
6. Jangan Hanya Doa Dunia
Seimbangkan antara doa dunia dan akhirat. Jangan lupa meminta surga dan perlindungan dari neraka.
Doa-doa Pilihan di Tanah Suci
Doa Umum yang Komprehensif:
"Rabbana atina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina 'adzaban naar"
Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka." (QS. Al-Baqarah: 201)
Doa Ampunan:
"Allahummaghfir li dzunubi kullaha, diqqaha wa jillaha, wa awwalaha wa akhiraha, wa 'alaniyataha wa sirraha"
Artinya: "Ya Allah, ampunilah dosaku semuanya, yang kecil dan yang besar, yang awal dan yang akhir, yang terang-terangan dan yang tersembunyi."
Doa Rezeki:
"Allahumma arzuqni rizqan thayyiban wasi'an min ghairi kadd"
Artinya: "Ya Allah, berikanlah aku rezeki yang baik, luas, tanpa kesulitan."
Doa Perlindungan:
"Allahumma inni a'udzu bika min 'adzabil qabr, wa min 'adzabin nar, wa min fitnatil mahya wal mamat, wa min syarri fitnatil masihid dajjal"
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur, dari azab neraka, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari kejahatan fitnah Dajjal."
Doa Adalah Senjata Mukmin
Doa adalah senjata paling ampuh yang dimiliki seorang mukmin. Di Tanah Suci, senjata itu menjadi lebih tajam dan lebih mudah menembus langit.
Jangan sia-siakan kesempatan emas ini. Berdoalah dengan sepenuh hati, dengan air mata, dengan ketulusan. Sampaikan semua keluh kesah, semua harapan, semua ketakutan kepada Allah.
Dia Maha Mendengar. Dia Maha Mengabulkan.
Alqomar Travel - Mengantarkan Jamaah untuk Berdoa di Rumah Allah