Surat Izin Umroh ASN dan TNI: Panduan Lengkap
Kenapa ASN dan TNI Perlu Surat Izin?
Bagi ASN (Aparatur Sipil Negara) dan anggota TNI/Polri yang ingin menunaikan umroh, ada satu syarat tambahan yang harus dipenuhi: Surat Izin Resmi.
Kenapa harus ada izin? Karena sebagai abdi negara, ASN dan TNI memiliki tugas dan tanggung jawab yang tidak bisa ditinggalkan begitu saja. Surat izin memastikan bahwa keberangkatan umroh tidak mengganggu tugas kedinasan dan mendapat restu dari instansi.
Tanpa surat izin yang sah, visa umroh bisa ditolak.
Dasar Hukum Surat Izin Umroh
Untuk ASN:
Kewajiban surat izin diatur dalam beberapa regulasi:
- Peraturan Pemerintah tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil
- Surat Edaran Kementerian PAN-RB
- Peraturan internal masing-masing instansi
Untuk TNI/Polri:
- Peraturan internal TNI/Polri tentang izin bepergian ke luar negeri
- Instruksi Panglima TNI/Kapolri
- Kebijakan komando masing-masing kesatuan
Prinsipnya sama: setiap keberangkatan ke luar negeri harus seizin atasan langsung dan pejabat yang berwenang.
Siapa yang Wajib Mengurus Surat Izin?
Wajib:
- Semua PNS (Pegawai Negeri Sipil)
- PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja)
- Anggota TNI (semua tingkatan)
- Anggota Polri (semua tingkatan)
- Pejabat negara yang masih aktif
Tidak wajib (tapi tetap perlu izin atasan):
- PNS yang sudah pensiun (cukup fotokopi SK Pensiun)
- Pensiunan TNI/Polri (cukup fotokopi SK Pensiun)
- Pegawai swasta
Jenis Surat Izin yang Dibutuhkan
1. Surat Izin Cuti
Dokumen utama yang menyatakan bahwa pegawai mendapat izin cuti untuk keperluan ibadah umroh.
Isi minimal:
- Identitas lengkap pegawai (nama, NIP, pangkat/golongan)
- Jenis cuti: Cuti Tahunan atau Cuti di Luar Tanggungan Negara
- Periode cuti (tanggal mulai dan selesai)
- Tujuan: Ibadah Umroh ke Arab Saudi
- Tanda tangan dan cap instansi
- Disetujui oleh pejabat yang berwenang (minimal Eselon III)
2. Surat Izin Keluar Negeri
Khusus untuk keberangkatan ke luar negeri, beberapa instansi mensyaratkan izin keluar negeri tersendiri.
Isi minimal:
- Identitas pegawai
- Negara tujuan: Arab Saudi
- Keperluan: Ibadah Umroh
- Durasi perjalanan
- Persetujuan atasan
- Jaminan tidak akan mengganggu tugas kedinasan
3. Surat Keterangan dari Instansi (Khusus TNI/Polri)
Untuk TNI/Polri, ada format khusus yang harus diikuti sesuai aturan internal masing-masing kesatuan.
Tambahan untuk TNI/Polri:
- Surat Pengantar dari Komandan Satuan
- Izin dari Danrem/Kapolres atau setingkat
- Untuk perwira tinggi: izin dari jajaran lebih tinggi
- Surat jaminan tidak membawa identitas dinas
Prosedur Pengurusan Surat Izin
Langkah 1: Persiapan Dokumen Pendukung
Sebelum mengajukan izin, siapkan:
- Fotokopi KTP dan KK
- Fotokopi SK Pengangkatan/SK Terakhir
- Jadwal keberangkatan umroh (dari travel)
- Surat undangan/konfirmasi dari travel (jika diminta)
- Slip gaji terakhir (kadang diminta)
Langkah 2: Mengajukan Permohonan
- Buat surat permohonan izin cuti dan izin keluar negeri
- Ajukan ke bagian kepegawaian/SDM instansi
- Isi formulir yang disediakan (jika ada)
- Serahkan dokumen pendukung
Langkah 3: Proses Persetujuan
Waktu proses bervariasi:
- Instansi kecil: 3-7 hari kerja
- Instansi besar: 7-14 hari kerja
- TNI/Polri: 7-21 hari kerja (tergantung tingkat persetujuan)
Tips: Ajukan minimal 1 bulan sebelum keberangkatan untuk antisipasi.
Langkah 4: Pengambilan Surat Izin
Setelah disetujui:
- Ambil surat asli di bagian kepegawaian
- Cek kelengkapan: tanda tangan, cap instansi, tanggal
- Minta beberapa fotokopi yang dilegalisir
- Simpan baik-baik sampai visa selesai
Tips Mengurus Surat Izin dengan Lancar
1. Ajukan Jauh-Jauh Hari
Jangan tunggu sampai mepet. Minimal 1-2 bulan sebelum keberangkatan sudah mulai urus izin.
2. Koordinasi dengan Atasan
Bicarakan rencana umroh dengan atasan langsung terlebih dahulu. Pastikan tidak bertabrakan dengan agenda penting instansi.
3. Pilih Waktu yang Tepat
Hindari periode:
- Tutup tahun (banyak laporan)
- Awal tahun (banyak program baru)
- Saat ada kegiatan besar instansi
- Bulan puasa dan lebaran (cuti banyak yang mengajukan)
4. Lengkapi Dokumen dengan Benar
Pastikan semua dokumen lengkap dan sesuai format. Dokumen tidak lengkap akan ditolak atau dikembalikan.
5. Pahami Kebijakan Instansi
Setiap instansi punya kebijakan berbeda. Pelajari aturan internal tentang cuti dan izin keluar negeri.
6. Siapkan Surat Pengganti Tugas
Beberapa instansi mensyaratkan ada pegawai yang menggantikan tugas selama cuti. Siapkan surat penunjukan pengganti.
Kendala Umum dan Solusinya
Kendala 1: Atasan Tidak Menyetujui
Solusi:
- Komunikasikan dengan baik alasan dan pentingnya umroh
- Tawarkan untuk menyelesaikan pekerjaan mendesak sebelum berangkat
- Pilih waktu yang tidak bentrok dengan agenda penting
- Jika tetap ditolak, minta penjelasan dan ajukan di waktu lain
Kendala 2: Proses Lama
Solusi:
- Follow up secara sopan ke bagian kepegawaian
- Tanyakan sudah sampai mana prosesnya
- Koordinasi dengan travel untuk menunda keberangkatan jika perlu
Kendala 3: Dokumen Tidak Lengkap
Solusi:
- Tanyakan detail dokumen apa saja yang kurang
- Lengkapi segera dan ajukan ulang
- Simpan checklist dokumen untuk next time
Kendala 4: Surat Ditolak
Solusi:
- Minta alasan penolakan secara tertulis
- Perbaiki kekurangan yang menjadi alasan penolakan
- Ajukan kembali setelah diperbaiki
- Jika masih ditolak, konsultasikan dengan atasan yang lebih tinggi
Peran Travel dalam Membantu Pengurusan
Di Alqomar Travel, kami memahami bahwa pengurusan surat izin bisa membingungkan, terutama bagi yang baru pertama kali. Kami siap membantu:
Bantuan yang Kami Berikan:
- Konsultasi tentang dokumen apa saja yang dibutuhkan
- Menyediakan template surat permohonan
- Membuat surat konfirmasi keberangkatan untuk dilampirkan
- Membantu menyesuaikan jadwal jika proses izin memakan waktu
- Memberikan advice berdasarkan pengalaman jamaah sebelumnya
Yang Tidak Bisa Kami Lakukan:
- Mengurus langsung ke instansi Anda (harus Anda yang urus)
- Menjamin persetujuan dari atasan (keputusan di tangan instansi)
- Membuat surat izin palsu (ini ilegal dan berbahaya)
Checklist Sebelum Berangkat
✅ Surat izin cuti sudah ditandatangani pejabat berwenang
✅ Surat izin keluar negeri sudah lengkap dengan cap instansi
✅ Fotokopi dilegalisir minimal 3 rangkap
✅ Scan digital disimpan di email dan cloud
✅ SK Pensiun (jika sudah pensiun) sudah difotokopi
✅ Koordinasi dengan pengganti tugas sudah clear
✅ Atasan sudah tahu jadwal keberangkatan dan kepulangan
Penutup: Izin adalah Berkah
Mengurus surat izin mungkin terasa ribet, tapi ini adalah bagian dari proses yang harus dilalui dengan ikhlas. Izin dari atasan adalah salah satu bentuk restu, dan restu adalah berkah.
Berangkat umroh dengan izin yang lengkap dan restu atasan akan membuat perjalanan lebih tenang dan khusyuk. Sebaliknya, berangkat tanpa izin yang sah bisa berakibat masalah di kemudian hari.
Alqomar Travel siap membantu Anda dalam setiap tahap persiapan, termasuk memberikan panduan lengkap pengurusan surat izin.
📱 Hubungi Kami: 0816-990-987
Alqomar Travel - Partner Terpercaya Umroh ASN dan TNI